ga('send', 'pageview');
Izda Putra

ButinaraNews.Net

Aktual & Terkini

125 kali dibaca

Media Berperan Penting Bantu Pengawasan Pemilu

BUTINARA,BENGKULU– Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Provinsi Bengkulu mengadakan diskusi bersama sejumlah awak media terkait hasil pengawasan pemilu, dalam upaya untuk menciptakan Pemilu 2019 yang damai dan bermartabat Rabu (26/12) malam di Resto Tanjung Karang.

Dalam diskusi yang berlangsung tersebut dikomandoi Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu Parsadaan Harahap, serta beranggotakan Ediansyah, Dodi Hermansyah, Halid Syaifullah dan Patimah Siregar menyampaikan hasil pengawasan serta termasuk peran dan fungsi media dalam menciptakan Pemilu damai.

Selain itu, Parsa juga menjelaskan tentang aturan-aturan yang harus dipatuhi dalam proses kampanye bagi seorang Caleg.
“Peran media bagi kami sangat penting terutama berkaitan dengan pengawasan pemilu ini dalam penyampaian informasi. Selain itu yang perlu diketahui juga tahapan dalam proses pemilu mulai dari, pengawasan, pencegahan dan penindakan, namun kita lebih memfokuskan ke pencegahan,” terang Parsa.

Selain itu dalam diskusi itupun Anggota Bawaslu Provinsi Patimah Siregar membahas soal terkait kebijakan pusat mengenai perekaman e-KTP serentak bagi yang belum merekam e-KTP. Menurutnya hal ini mendapat perhatian dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang akan mengawasi ketat pengawasan ditiap kabupaten/kota, untuk menghindari kecurangan yang bisa saja dilakukan berkaitan mata pilih.
“Sudah kita intruksi tiap pengawasan ditingkat kabupaten/kota hingga kecamatan untuk mengawasi terkait perekaman e-KTP tersebut. Sebab ini juga nanti berkaitan dengan mata pilih,” tegas Patimah.

Selain itu sambung Patimah, pengawasan di tiap kecamatan akan dilakukan ketat lantaran pihak Dukcapil sendiri melakukan perekaman e-KTP di sejumlah kecamatan yang ada. Bahkan sebelumnya ada rencana perekaman dilakukan di sekolah, namun mengingat sejumlah sekolah sudah diliburkan.
“Pengawasan di kecamatan masing-masing seluruhnya akan kita libatkan. Hal ini penting kita lakukan demi memaksimalkan hak pilih 17 April nanti semua warga yang punya hak pilih bisa terdaftar,” ujarnya.

Apalagi lanjut Patimah, terkait dengan mata pilih pihaknya sebelumnya pernah menemukan daftar pemilih ganda, warga yang punya hak pilih belum terdaftar dan lain sebagainya. “Sebab terkait dengan mata pilih ini menjadi catatan kita, terlebih lagi sebelumnya kita banyak temuan. Dan ini tetap menjadi fokus pengawasan kita” katanya.(005)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *