oleh

Ada Izin Kementerian, PT NAB Kelola TWA Pantai Ujung

Jadi Lebih Bermanfaat

Waka 1 dan Komisi 2 DPRD kota saat sidak ke TWA yang dikelolah PT NAB

BUTINARA,BENGKULU – Hasil sidak Waka 1dan komisi 2 DPRD Kota kemarin (16/7) di TWA pantai panjang Ujung, terungkap fakta bahwa PT NAB yang saat ini mengelola seluas 20 hektar dilokasi itu telah kantong ijin. Bahkan ijin itu langsung dari Kementerian. Selain itu, PT NAB juga telah mengurus ijin ditingkat pemerintah daerah.
Hal itu diungkapkan langsung oleh pihak BKSDA Bengkulu yang ikut dampingi Dewan sidak ke lokasi TWA Pantai Panjang. Dijelaskan Donal Hutasoit dari BKSDA bahwa benar PT NAB sudah mengantongi izin dari Kementerian Kehutanan maupun dari Pemerintah Kota Bengkulu baik dari rekomendasi Dinas Pariwisata, Dinas Perkim, Dinas LH serta izin lingkungan yang dikeluarkan DPM PTSP Kota Bengkulu.
“Ijin kelolah nya hanya seluas 20 hektar. Ada mereka pegang, ya silahkan cek ke PT NAB,” sampai pihak BKSDA.
Dalam kesempatan itu, BKSDA menjelaskan bahwa fungsi kawasan hutan itu ada 3, fungsi produksi, lindung dan fungsi konservasi. Pada fungsi Konservasi terbagi 3 lagi, pelestarian alam, suaka alam dan taman buru.
Didalam fungsi pelestarian alam itu ada dijelaskan pula fungsi pemanfaatannya seperti di TWA ini. “Pemerintah bisa bermitra dengan pihak pengembang untuk fungsi pemanfaatannya,” sampai Dia.
Lalu menyoal tentang pohon pohon yang ditebang, dijelaskan oleh pihak BKSDA bahwa jika untuk pemanfaatan pengelolaan TWA diharapkan seminim mungkin adanya pohon yang ditebang, dan diminta untuk melakukan penanaman ulang dilokasi yang telah ditata. “Agar bisa dimanfaatkan untuk objek wisata, tentu penataan harus dilakukan oleh pihak penerima ijin pemanfaatan,” sampainya
Terakhir, manajemen PT NAB mengaku siap membuktikan semua perizinan yang dikantongi dalam pengelolaan kawasan TWA pantai Pasir Putih. Pemanfaatan kawasan tersebut akan dikelola untuk destinasi wisata baru sehingga bisa membuka peluang usaha bagi masyarakat Kota Bengkulu.
“ Tetap ada nanti wisata mangrove dan wisata edukasi alam. Nanti juga ada wahana permainan untuk anak anak lalu tempat kuliner serta sarana pendukung lainnya. Dengan demikian tercipta tempat usaha atau peluang usaha bagi masyarakat Bengkulu, Insha Allah dalam menarik minat masyarakat propinsi lain berkunjung ke wisata Bengkulu,” jelas Uunk selaku Manager Operasional PT NAB. (007).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed