oleh

Tim Pengmas UI Beri Edukasi Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Bagi Warga Enggano

 

BUTINARA, BENGKULU- Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (Tim Pengmas UI) kembali hadir di Bengkulu pada tahun 2021, dengan tetap mematuhi protokol Kesehatan terkait pandemi COVID-19.

Kali ini, Tim Pengmas UI pimpinan Assoc. Prof. Heru Susetyo, S.H, LL.M, M.Si, Ph.D dari Fakultas Hukum UI, melaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanganan covid-19 bagi masyarakat Enggano yang hingga saat ini masih merupakan zona hijau covid-19 di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

Kehadiran tim Pengmas UI disambut antusias oleh masyarakat Enggano. Camat Enggano , Marlansius, menyatakan bahwa kehadiran Perguruan Tinggi di Enggano, apakah perguruan tinggi dari dalam atau luar Propinsi Bengkulu, selalu memberikan dampak positif bagi pembangunan masyarakat Enggano, apalagi dalam menghadapi pandemi covid-19 saat ini.

Tim Pengmas UI sejatinya telah hadir di Bengkulu pada Bulan November 2020 yang lalu. Pada kesempatan tersebut, Tim Pengmas UI yang berkolaborasi dengan Laboratorium Fakultas Hukum Universitas Bengkulu melaksanakan kegiatan penyuluhan bersama seluruh perangkat desa di Kecamatan Enggano, harapannya, sosialisasi dapat meningkatkan pengetahuan para perangkat desa yang hadir terkait covid-19 hingga menjadi motivator dan memberikan dampak positif langsung pada masyarakat Pada kesempatan tersebut, tim Pengmas UI juga menempatkan alat peraga berupa baliho-baliho sosialisasi protokol kesehatan dan perilaku hidup bersih sehat yang dipasang di titik-titik strategis di wilayah Enggano.

Kemudian periode Februari 2021, tim Pengmas UI kembali hadir di Enggano, pada kesempatan kali ini, terdapat beberapa kegiatan yang dilaksanakan, yaitu penanaman bibit dalam rangka pembuatan tanaman obat keluarga di Desa Malakoni, harapannya tanaman ini dapat berguna bagi warga sekaligus menjadi inspirasi bagi warga Enggano untuk turut memanfaatkan lahan sekitar rumahnya untuk menanam tanaman-tanaman obat. Selain itu, tim Pengmas UI kembali menambah jumlah alat peraga yang dipasang di Enggano.

Pengabdi Utama Tim Pengmas UI, Heru Susetyo mengaku sangat terkesan dengan sambutan luar biasa yang diberikan masyarakat, menurutnya, kegiatan Pengmas UI yang awalnya berupa penyuluhan bagi UMKM dalam rangka pengembangan perekonomian namun kondisi pandemic covid-19 membuat UI mengambil kebijakan untuk mengalihkan kegiatan seputar covid-19 untuk membantu pemerintah mempercepat pemulihan, lebih lanjut Heru menyatakan niatannya untuk kembali membawa Pengmas UI untuk hadir di Enggano.

Tak hanya melaksanakan kegiatan seputar covid-19, pada kesempatan ini, Heru dan Tim Pengmas UI turut berkeliling mengunjungi Kepala Desa seluruh Enggano (Banjarsari, Meok, Apoho, Malakoni, Kaana), Ketua Adat (Pabuki) dan Ketua komunitas-komunitas adat untuk menggali informasi seputar adat Enggano yang menurutnya sangat menarik.

Melalui program ini, Heru berharap masyarakat Enggano dapat lebih meningkatkan pemahaman terhadap covid-19 dan pentingnya protokol Kesehatan, serta lebih siap dalam menghadapi pandemic yang tak kunjung berakhir ini, selain itu, dengan potensi alam yang begitu besar, Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah diharapkan semakin dapat bekerjasama dengan bersama untuk mendorong Enggano mencapai potensi terbaiknya sebagai salah satu daerah kepulauan terluar Indonesia dengan segudang potensi besar walau terkendala posisi geografis yang terpencil serta belum optimalnya, akses kesehatan, transportasi, teknologi informasi dan perlistrikan.(**)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed